pendidikan agama Islam. Namun di ponpes Darul Ulum Jombang pernah dijadikan sebagai tempat
berkumpulnya para tentara pejuang kemerdekaan. Bahkan perjuangan dari pesantren ini
juga sempat menimbulkan kenangan pahit diantaranya tertembaknya seorang tokoh
pengasuh oleh tentara Belanda.
Pesantren ini bermula dari sebidang tanah di Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan,
Jombang, Jawa Timur. Di masa itu, tempat ini merupakan lembah hitam para
penjahat bersarang, yang masih berupa hutan. Para penduduknya kerap berbuat
onar.
dakwah dan mampu merubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dengan
membangun surau atau masjid. KH Tamim
juga mendirikan asrama bambu, untuk para santri mengaji dan memperdalam ilmu
agama.
tempat pendidikan militer para Laskar Hisbullah dan Laskar Hisbul
Whaton.
senjata bagi para pejuang penentang penjajah Belanda.
pesantren ini juga nampak dari keberadaan masjid yang berada di tengah ponpes. Masjid berarsitek Demak yang dibangun sejak abad
19 ini juga tampak masih dipertahankan.
Cholil
Dahlan mengatakan,
ponpes
pesantren Darul Ulum berdiri, tak lepas dari perjuangan kemerdekaan
bangsa.
masa penjajahan Belanda, ponpes ini juga sempat dijadikan sebagai
gudang senjata para pasukan Indonesia.
Cholil Al- Juremi, meninggal dunia setelah ditembak oleh tentara Belanda saat akan menjalankan shalat.




