Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoKasus TBC Masih Tinggi, Wali Kota Mojokerto Ingatkan Bahaya bagi Anak

Kasus TBC Masih Tinggi, Wali Kota Mojokerto Ingatkan Bahaya bagi Anak

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto gencar memerangi penyakit Tuberkulosis (TBC). Kali ini, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menggandeng para kader Posyandu untuk ikut menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan edukasi.

Dalam acara Sosialisasi Pencegahan TBC bagi kader Posyandu Kelurahan Magersari di Aula Kantor Kelurahan Magersari, Senin (29/9), Ning Ita menegaskan bahwa TBC masih menjadi masalah besar di Indonesia.

“Negara kita ini menempati urutan kedua kasus TBC terbanyak di dunia setelah India. Dari delapan provinsi penyumbang terbanyak, lima ada di Jawa. Makanya Presiden mengeluarkan Perpres 67 Tahun 2021 sebagai dasar penanganan,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya kasus TBC bukan semata karena padatnya penduduk, tapi juga karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk berobat meski layanan kesehatan gratis sudah tersedia. Ia mengingatkan, TBC bisa sangat berbahaya bagi anak-anak karena berisiko memicu stunting permanen.

“Kalau dewasa mungkin bisa bertahan. Tapi kalau anak-anak tertular, meskipun TBC-nya sembuh, stunting akan menetap seumur hidup,” tegasnya.

Ning Ita juga menyoroti faktor lingkungan yang ikut mempercepat penyebaran, seperti rumah lembab, ventilasi buruk, hingga perilaku enggan berobat. Ia menekankan, pasien yang menolak berobat justru membahayakan orang lain.

“Kalau ada yang positif TBC tapi tidak mau berobat, itu sama saja menularkan. Bisa dianggap berdosa karena membuat orang lain sakit, bahkan meninggal,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap kader Posyandu lebih aktif memberikan edukasi dan motivasi kepada warga agar mau berobat sampai tuntas. Pendekatan kesehatan, sosial, bahkan spiritual dinilai perlu agar kesadaran masyarakat tumbuh.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan. Insyaallah dengan kesadaran yang tinggi, kita bisa menekan angka TBC di Kota Mojokerto,” pungkas Ning Ita.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular