Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeSerba-serbiTragedi KM Virgo Transport 8, ABK Asal Jombang Sempat Unggah Status Firasat...

Tragedi KM Virgo Transport 8, ABK Asal Jombang Sempat Unggah Status Firasat Badai

Jombang-(satujurnal.com)
Kapal penumpang dan kargo (Ro-Ro) KM Virgo Transport 8 terbalik lalu tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Insiden tragis pada rute reguler Surabaya-Banjarmasin ini melenyapkan keberadaan sejumlah awak kapal, termasuk Gondham Prakoso (32), pelaut berpangkat Second Officer asal Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan terus bergerak menyisir lokasi kejadian untuk mencari keberadaan Gondham serta para korban lain yang belum ditemukan.

Di rumah duka, suasana haru dan kecemasan mendalam menyelimuti sang ibunda, Eni Setia Rahayu (58), beserta seluruh anggota keluarga yang tak henti menanti keajaiban.

Kronologi peristiwa bermula saat KM Virgo Transport 8 bersiap menempuh pelayaran di tengah ancaman cuaca buruk. Sebelum kapal dilanda kondisi kritis hingga akhirnya terbalik, Gondham sempat mengirimkan pesan singkat WhatsApp kepada istrinya. Ia juga mengunggah status bernada kritikan atas keputusan berlayar yang dinilainya terlalu berisiko.

“Lawan Badainya. Lawanen dewe. Wong pilot ngerti mendung aemilih rasido budal, kok kowe SANGAR men”.

(“Lawan badainya, lawan sendiri. Seorang pilot saja tahu cuaca buruk memilih tidak berangkat, kok kamu (kita) hebat sekali,” , Red)

tulis Gondham dalam bahasa Jawa lewat unggahan status WhatsApp terakhirnya.

Unggahan tersebut menjadi pesan penutup sebelum kontak terputus total. Kabar duka mengenai karamnya kapal kemudian diterima keluarga pada Minggu pagi, mengubah harapan keluarga menjadi keputusasaan yang menyiksa.

“Kami sekeluarga masih menunggu keajaiban Tuhan, semoga Gondham bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap kerabat keluarga dengan nada lirih.

Kepergian Gondham terasa kian menyayat hati karena pria yang telah berpengalaman melaut selama lima hingga enam tahun itu baru dua bulan bekerja di KM Virgo Transport 8. Seminggu sebelum musibah melanda, Gondham sempat pulang ke Jombang untuk melepas rindu bersama ibu dan anaknya, sekaligus menyampaikan pesan terakhir agar sang buah hati tumbuh menjadi anak yang pintar serta menjaga ibunya.

Pelaut pekerja keras sekaligus tulang punggung keluarga ini sebenarnya dijadwalkan melanjutkan pendidikan sekolah pelayaran pada 21 September mendatang demi mewujudkan impiannya menjadi seorang Nakhoda.

Kini, di tengah pencarian masif tim SAR di Laut Jawa, keluarga besar di Jombang hanya bisa menggantungkan asa pada mukjizat.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular