Tuesday, October 27, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoHadapi Kemarau Panjang, Pemkot Mojokerto Gelar Salat Istisqa

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Mojokerto Gelar Salat Istisqa

Mojokerto-(satujurnal.com)
Menghadapi kemarau panjang dan suhu udara yang terasa panas, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar salat istisqa di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Jumat (23/10/2026). Selain memohon turunnya hujan, ibadah ini menjadi momentum introspeksi diri sekaligus pengingat bagi jajaran pemerintahan untuk menjalankan amanah dengan adil, jujur, dan peduli terhadap masyarakat.

Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, mengajak seluruh peserta menjadikan salat istisqa sebagai ikhtiar spiritual yang disertai kesadaran untuk memperbaiki diri. Ia mengingatkan, hujan merupakan rahmat Allah SWT yang tidak dapat dihadirkan hanya dengan mengandalkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Sandi itu mengutip Surah Nuh ayat 10–11 tentang anjuran memohon ampun kepada Allah SWT sebagai bagian dari ikhtiar mengharapkan turunnya hujan dan keberkahan.

“Memohon hujan juga merupakan momentum untuk memperbaiki diri. Kita tidak pernah mengetahui doa siapa yang Allah kabulkan. Maka, jangan pernah merasa paling suci dan paling dekat dengan Allah,” tuturnya.

Cak Sandi juga mengingatkan jajaran pemerintah untuk melakukan introspeksi terhadap tanggung jawab yang diemban. Menurutnya, permohonan kepada Allah perlu berjalan beriringan dengan perilaku adil, kejujuran, dan kepedulian dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan, upaya menghadapi dampak kemarau tidak cukup dilakukan melalui doa. Pemerintah dan masyarakat juga perlu mengambil langkah nyata untuk menjaga ketersediaan air, merawat lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.

“Sebagai pemerintah, kami menyadari bahwa doa harus disertai dengan ikhtiar nyata melalui pengelolaan air, perawatan lingkungan, dan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana. Hujan adalah rahmat yang kita mohonkan kepada Allah, tetapi menjaga bumi ini adalah amanah yang dititipkan kepada kita,” jelasnya.

Melalui salat istisqa tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap hujan segera turun membawa keberkahan, menyuburkan bumi, dan mencukupi kebutuhan air masyarakat. Ikhtiar ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus menjaga lingkungan demi mengurangi dampak kemarau.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular