Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang untuk mengatasi musim panas dan
kemarau yang berkepanjangan dampak gelombang panas elnino. Salah satunya dengan
menggelar pawai budaya meminta hujan.
turut andil dalam pawai budaya ini. Seperti seni bantengan yang menampilkan
peran bocah yang memegang cambuk terus mencambuk banteng yang dimainkan oleh
dua orang. Banteng tampak langsung menari dan berlarian menghindari cambukan
sang pawang.
pula seni reog yang mengeliling jalan desa. Saat berada di perempatan jalan,
sesekali seni tradisional ini dimainkan. Warga yang antusias, memadati
pagelaran pawai budaya tersebut. Sejumlah peserta juga menampilkan musik
patrol.
oleh warga yang memadati sepanjang jalur yang menjadi rute pawai budaya, dalam
deretan peserta pawai ini juga ditampilkan sejumlah warga yang terus memakai
handuk karena kesulitan mencari sumber air bersih untuk kebutuhan mandi dan
konsumsi.
pawai kesenian tradisional ini digelar bagian dari upaya dan doa kepada Tuhan
Yang Maha Kuasa agar segera menurunkan hujan di wilayah Jombang. Pasalnya
sejumlah daerah di Jombang terus mengalami kekurangan air bersih dan ratusan
hektar lahan pertanian juga mengalami gagal panen.
panas elnino terus dirasakan warga di Jombang. Mulai dari kesulitan air bersih
warga di kawasan pegunungan hingga matinya ratusan hektar lahan padi siap
panen. Dengan pawai ini kami berharap akan segera turun hujan,” ucapnya. (rg)



