didanai APBD 2013, yakni proyek jembatan Pulorejo senilai Rp 16, 376 miliar dan
proyek gedung SMKN 2 senilai Rp 11, 647 miliar terancam molor dari target. Pasalnya,
hingga memasuki bulan keempat, proyek belasan miliar rupiah itu baru pada tahap
lelang perencanaan dan pengawasan proyek.
masih pada tahapan perencanaan teknis pembangunan. Dibutuhkan waktu sekitar
empat bulan untuk perampungan perencanaan. Sekitar bulan Agustus nanti baru
digelar lelang proyek fisik,” kata Kabag Administrasi Pembangunan Sekkota
Mojokerto, M Effendi, Selasa (09/04/2013).
Effendi menyebut, bulan Mei mendatang sudah bisa dilakukan kontrak proyek
terhadap pemenang lelang. “Karena perencanaannya sudah dilakukan bulan Januari
lalu,” imbuhnya.
dua mega proyek itu tahun ini, mantan Kabag Hukum Sekkota Mojokerto mengatakan
semuanya tergantung berbagai faktor. “Untuk proyek Jembatan Pulorejo karena lelang
fisiknya bulan Agustus nanti, bisa saja rampung, tergantung bagaimana konsultan
teknis menjadwalkan. Tapi kalau proyek SMKN 2 diharapkan bisa tuntas tahun ini,”
kilahnya.
miliar untuk pembangunan jembatan Pulorejo sepanjang 114 meter, seperti tertera
dalam Perwali APBD 2013. Sementara untuk proyek fisik SMKN 2, diberi pagu Rp
11, 647 miliar. Angka itu diluar ploting anggaran untuk konsultan teknis dan
pengawasan.
secara elektronik (LPSE) Kota Mojokerto, perencanaan teknis Jembatan Pulorejo pagu
anggaran ditetapkan Rp 480 juta. PT Wira Darma Nusa, Kulon Progo ditetapkan
sebagai pemenang lelang, Senin (08/04/2013), menyisihkan 23 calon rekanan
lainnya. Perusahaan konstruksi asal Kulo Progo Jawa Tengah ini memasang
penawaran Rp 384,505 juta.
proyek yang ditetapkan LPSE sebagai pemenang yakni CV Vernakular, Ngajuk Jawa
Timur. Dari nilai pagu Rp 232,940 juta, harga negosiasi sebesar Rp 184,965
juta. (one)



