panti di wilayah Kota Mojokerto mendapat santuan biaya personal pendidikan masing-masing
Rp 1 juta dari pemerintah daerah setempat.
Mojokerto Mas’ud Yunus dalam helatan penyerahan bantuan dan makan bareng anak
yatim non panti di GOR dan Seni Mojopahit, jalan Gajahmada, Rabu (17/6/2015).
anak yatim non panti kita serahkan untuk kebutuhan mereka menghadapi tahun
ajaran baru. Setiap anak mendapat bantuan Rp 1 juta,” kata Mas’ud Yunus.
untuk anak yatim non panti bersifat rutin dan disalurkan setiap satu tahun
sekali. “Bantuan ini dianggarkan dalam setiap tahun anggaran di pos Dinas
Sosial. Sasarannya anak yatim non panti usia sekolah, “ imbuhnya.
diberikan menjelang tahun ajaran baru ini setidaknya akan membantu kebutuhan
personal pendidikan mereka, seperti untuk pembelian seragam sekolah dan
buku-buku.
tidak kesulitan biaya personal pendidikan. Saya tidak ingin ada anak putus
sekolah karena terkendala biaya personal pendidikan,” sergahnya.
panti sengaja dilakukan hari ini, lanjut Mas’ud Yunus, sekaligus untuk
menyongsong bulan suci ramadhan dan menyambut HUT Kota Mojokerto ke-97. “Penyaluran
bantuan anak yatim non panti sekaligus megengan Pemkot. Mereka kita ajak makan
bersama,” ujarnya.
personal pendidikan, kata Mas’ud Yunus lebih lanjut, sebagian santuan diharapkan
bisa disisihkan untuk kebutuhan puasa dan lebaran.
beli masyarakat sekaligus menekan angka kerawanan sosial,” tukasnya.
Mojokerto, Sri Mujiwati mengatakan, selain bantuan anak yatim non panti, di
pertengahan ramadhan nanti akan juga disalurkan bantuan untuk anak yatim
penghuni panti asuhan, para lansia, tukang becak dan kelompok disabilitas.
sebanyk 1197 orang. Masing-masing akan menerima Rp 500 ribu. Selain itu, juga
penyaluran paket sembako untuk 700 tukang becak dan 300 penyandang disabilitas,”
terangnya seraya menyebut jika kesemua bantuan itu bersumber dari APBD 2015. (one)



