Mojokerto-(satujurnal.com)
Kontingen Kota Mojokerto kian menunjukkan tajinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur yang berlangsung di Malang Raya. Sejak turun gelanggang pekan lalu, para atlet Kota Onde-Onde berhasil mengoleksi 7 medali emas, 8 perak, dan 15 perunggu dari 11 cabang olahraga yang sudah dipertandingkan.
Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah. Lantaran sejumlah cabor andalan baru saja memulai pertandingan dan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Di antaranya cabor angkat besi yang menurunkan 17 lifter dan diprediksi bisa menyumbang hingga 6 emas. Cabor kick boxing yang mengirim 10 atlet juga diyakini mampu menambah minimal 3 emas. Belum lagi cabor judo dan gulat yang selama ini dikenal langganan medali.
“Masih banyak peluang emas yang bisa diraih, apalagi dari cabor-cabor unggulan seperti angkat besi, kick boxing, gulat, judo, dan biliar yang baru mulai bertanding,” ujar Ketua KONI Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, kemarin.
Santoso optimis, perolehan medali Kota Mojokerto bisa terus menanjak. Bahkan, dia yakin target menembus 10 besar provinsi seperti yang dicanangkan Wali Kota Ika Puspitasari bukan hal yang mustahil.
“InsyaAllah bisa sesuai harapan Bu Wali, tembus 10 besar Jatim,” tegasnya.
Sementara dari lapangan basket, tim putri Kota Mojokerto sukses menyabet medali perak. Meski belum emas, semangat juang mereka bikin salut. Ketua Perbasi Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo, angkat topi untuk perjuangan anak-anak asuhnya.
“Kami bangga banget. Ini bukan akhir, tapi awal kebangkitan basket Mojokerto. Tunggu saja, kami bakal balik lebih kuat!” tegasnya.
Sebagai catatan, KONI Kota Mojokerto mengirim 697 orang ke Porprov IX, terdiri dari 510 atlet dan 187 pelatih serta ofisial yang berlaga di 42 cabor. Hingga saat ini, Kota Mojokerto sementara bertengger di peringkat 12 dari 38 kontingen se-Jatim dengan total 59 poin.
Beberapa medali yang sudah diraih antara lain datang dari cabor dayung (3 emas, 2 perak, 2 perunggu), taekwondo (1 emas, 1 perak), dancesport (1 emas, 4 perunggu), triatlon (1 emas, 1 perak), serta angkat besi yang mulai unjuk gigi dengan 1 emas dan 4 perunggu. Sementara itu, kurash menyumbang 2 perak, judo 1 perak dan 1 perunggu, dan basket putri 1 perak. Cabor lainnya seperti hapkido, tenis meja, dan barongsai juga ikut menyumbang medali.
Dengan performa yang terus naik dan dukungan penuh dari berbagai pihak, bukan mustahil posisi Kota Mojokerto bakal nanjak. (ant)



