Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali mengingatkan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor utama birokrasi. Ia menegaskan, kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik tak akan bergerak tanpa mesin ASN yang solid dan berintegritas.
Hal itu dicetuskan Ning Ita, begitu ia akrab disapa, dalam kegiatan Coaching Manajemen Kepegawaian yang diikuti pegawai dari tiga perangkat daerah, Dispendukcapil, Diskominfo, dan DPMPTSP di Hall lantai 4 Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Rabu (12/11/2025).
Bagi Ning Ita, birokrasi bukan hanya soal struktur kerja, melainkan orkestra besar yang hanya bisa menghasilkan harmoni jika kepemimpinan dan ASN bergerak seirama.
Kegiatan bertajuk “Ning Ita Sinar ASN” (Sesi Inspirasi dan Arahan ASN Ber-AKHLAK) itu menjadi ruang refleksi bagi para aparatur untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian. Dalam forum yang berlangsung santai namun sarat makna tersebut, Ning Ita menegaskan pentingnya memiliki “frame” berpikir yang sama untuk lima tahun ke depan: menyukseskan Panca Cita sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Mojokerto 2025–2030.
“Kita punya arah besar yang tertulis dalam Perda RPJMD. Itu bukan sekadar dokumen, tapi kompas bagi seluruh perangkat daerah untuk bergerak bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ning Ita mengingatkan bahwa ASN bukan hanya dituntut profesional, tetapi juga berkarakter. Ia menegaskan kembali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK — Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif — sebagai fondasi moral dan perilaku kerja.
“Kalau semua ASN memahami dan menerapkan tujuh nilai dasar itu, insyaallah tujuan organisasi dan cita-cita Kota Mojokerto akan lebih mudah terwujud. Bekerjalah dengan niat ibadah agar membawa keberkahan dunia dan akhirat,” pesan Ning Ita menutup arahannya.(one/hms)



