Friday, October 9, 2026
spot_img
HomePendidikanDari Literasi Komunikasi ke Ekonomi Digital, Ini Pesan STIKOSA–AWS di Usia ke-61

Dari Literasi Komunikasi ke Ekonomi Digital, Ini Pesan STIKOSA–AWS di Usia ke-61

Surabaya-(satujurnal.com)
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA–AWS) merayakan Dies Natalis ke-61 dengan mengusung tema “Mengukir Perubahan dari Literasi Komunikasi ke Ekonomi Digital.” Tema ini mencerminkan tekad kampus untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia komunikasi yang siap menghadapi tantangan era digital.

Rangkaian peringatan dimulai pada Selasa, 11 November 2025, dengan ziarah ke makam pendiri STIKOSA–AWS, A. Azis dan Toety Azis, di TPU Ngagel Surabaya. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pendiri yang telah meletakkan fondasi pendidikan komunikasi modern di Jawa Timur.

Masih di hari yang sama, STIKOSA–AWS menggelar Tasyakuran Dies Natalis ke-61 di GOR AWS. Acara berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan, diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para alumni. Dalam momen ini, kampus menegaskan komitmennya untuk tetap adaptif terhadap perubahan lanskap media, teknologi, dan komunikasi digital.

Puncak acara digelar pada Rabu, 12 November 2025, melalui Kuliah Umum bertema “Navigasi Profesi Ilmu Komunikasi pada Lanskap Teknologi yang Disruptif” di Ruang Multimedia STIKOSA–AWS. Menghadirkan narasumber profesional di bidang komunikasi dan media digital, kuliah umum ini membahas kebutuhan kompetensi baru dalam dunia komunikasi, mulai dari kemampuan menyampaikan pesan hingga menciptakan nilai ekonomi melalui kreativitas digital.

Dalam sambutannya, Ketua STIKOSA–AWS menyampaikan bahwa usia ke-61 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan kampus dalam mengikuti dinamika perubahan zaman.

“Dari literasi komunikasi menuju ekonomi digital, STIKOSA–AWS terus berkomitmen menyiapkan generasi komunikator muda yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan etika dan integritas,” ujarnya.

Perayaan Dies Natalis kali ini juga menjadi pengingat bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan peluang besar bagi sivitas akademika untuk berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat “Mengukir Perubahan dari Literasi Komunikasi ke Ekonomi Digital,” STIKOSA–AWS meneguhkan langkahnya menuju masa depan pendidikan komunikasi yang lebih maju, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan industri digital Indonesia.(one/sst)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular