Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto meninjau Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Mojokerto, Rabu (24/12/2025). Peninjauan dilakukan bersama Danrem 082/CPYJ dan jajaran Forkopimda untuk memastikan kesiapan pengamanan serta menjamin rasa aman umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi dan Sekretaris Daerah Kota Mojokerto. Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menegaskan bahwa pengamanan Nataru tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga berangkat dari kesadaran sejarah yang pernah melukai kota ini.
Pernyataan itu merujuk pada tragedi bom Gereja Eben Haezer Mojokerto pada malam Natal, 24 Desember 2000. Dalam peristiwa tersebut, , anggota Banser Nahdlatul Ulama, gugur saat mengamankan ibadah Natal. Saat misa berlangsung, ditemukan bungkusan mencurigakan di depan gereja. Demi menyelamatkan jemaat, Riyanto membawa bungkusan itu menjauh dari kerumunan. Bom meledak sebelum sempat dibuang, dan Riyanto wafat di tempat dalam usia 25 tahun.
“Kita pernah memiliki sejarah yang membuat kita berurai air mata. Karena itu, kami bersama seluruh jajaran Forkopimda memastikan kejadian serupa insyaallah tidak akan pernah terulang di Kota Mojokerto,” tegas Ning Ita.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh unsur pengamanan, TNI, Polri, Pemkot Mojokerto, Satpol PP, hingga relawan dikerahkan dengan satu semangat menjaga kondusivitas kota serta kelancaran lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Usai meninjau pos pengamanan, Ning Ita juga berkunjung ke salah satu gereja di Kota Mojokerto untuk menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada jemaat. Ia berharap perayaan Natal 2025 membawa kedamaian, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa syukur di tengah keberagaman.
Ning Ita turut mengajak masyarakat bersyukur atas kondisi Kota Mojokerto yang tetap aman dan damai di tengah berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Ia optimistis, dengan sinergi seluruh pihak, rangkaian ibadah Natal 2025 dan perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Mojokerto dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh kedamaian.(one/hms)



