Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangDari Usia 6 Tahun hingga Kelas Bebas, BMX Mancilan Jadi Ajang Jaring...

Dari Usia 6 Tahun hingga Kelas Bebas, BMX Mancilan Jadi Ajang Jaring Atlet Muda

Jombang-(satujurnal.com)
Ajang balap sepeda BMX di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, menjadi ruang penjaringan bibit atlet muda dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kompetisi yang berlangsung pada 8-9 Agustus 2026 itu diikuti pembalap dari Jombang hingga Banyuwangi, Probolinggo, Jember, Kediri, dan Mojokerto.

Selain mencari pembalap potensial, kompetisi tersebut diarahkan untuk memberikan ruang kepada anak muda yang memiliki minat pada BMX agar menyalurkan kemampuan melalui arena pertandingan. Penyelenggara juga menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mengurangi aktivitas balap liar di jalanan.

Panitia membagi perlombaan berdasarkan kelompok usia. Kelas A diperuntukkan bagi peserta usia 6-8 tahun, Kelas B usia 9-12 tahun, Kelas C usia 13-16 tahun, sedangkan Kelas D mencakup peserta usia 17 tahun ke atas hingga kategori bebas.

Panitia penyelenggara Arif Rahman mengatakan peserta yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Jombang. Keikutsertaan pembalap dari sejumlah kota di Jawa Timur memperluas persaingan sekaligus membuka peluang munculnya atlet baru.

“Tujuannya yang pertama untuk menyaring atlet-atlet muda,” ujar Arif, Minggu (9/8/2026).

Menurut dia, pembinaan melalui kompetisi juga dapat menjadi pilihan bagi pembalap muda yang selama ini belum memiliki wadah pertandingan. Arena resmi diharapkan dapat mengarahkan minat mereka ke kegiatan olahraga yang lebih terukur.

Persaingan semakin ramai pada malam puncak hari kedua ketika kelas dewasa dan FFA digelar. Sekitar 60 peserta tercatat mengikuti kelas tersebut, dengan pembalap datang dari sejumlah daerah seperti Probolinggo, Mojokerto, dan Kediri.

Dukungan terhadap kegiatan datang dari berbagai pihak, termasuk sponsor. Linda Kusumawati selaku pendana atau sponsor perlombaan
mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan tersebut salah satunya untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Untuk menyambung silaturahmi dengan masyarakat,” kata Linda.

Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus memberikan dorongan positif bagi generasi muda. Menurutnya, tersedianya ruang kompetisi dapat membantu mengarahkan anak muda pada aktivitas yang lebih produktif sekaligus menekan aksi balap liar.

Kompetisi BMX di Mancilan digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyelenggara berharap ajang serupa dapat terus berkembang sehingga potensi pembalap muda dari Jombang dan daerah lain di Jawa Timur semakin mudah dipantau dan dibina. (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular