Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoKoperasi Harus Hidup, Tak Cukup Legal Saja: Pesan Tegas Ning Ita di...

Koperasi Harus Hidup, Tak Cukup Legal Saja: Pesan Tegas Ning Ita di KKMP Wates

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan kembali bahwa kekuatan koperasi bukan terletak pada struktur maupun legalitasnya, melainkan pada jumlah dan soliditas anggotanya. Pesan tegas itu ia sampaikan saat memberikan arahan penguatan terkait pengembangan koperasi dan perluasan ekonomi kerakyatan kepada pengurus dan anggota Kelurahan Koperasi Merah Putih (KKMP) Wates, Jumat (14/11).

Di hadapan para pengurus dan anggota, Ning Ita menekankan bahwa koperasi hanya dapat bergerak menjadi roda ekonomi kerakyatan jika ditopang partisipasi warga secara luas. “Saya berharap 18 KKMP tidak hanya hadir di atas kertas, tetapi benar-benar menjalankan kegiatan ekonomi kolektif. Semakin banyak anggotanya, semakin kuat pula perekonomian koperasi,” ujarnya.

Kegiatan bertema “Efektivitas Koperasi Kelurahan Merah Putih Wates dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat” itu menjadi momentum untuk menegaskan arah koperasi sebagai motor kesejahteraan berbasis komunitas. Ning Ita menyebut KKMP Wates memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penguatan ekonomi kolektif sejalan dengan visi nasional pemberdayaan masyarakat.

Ia menjelaskan, KKMP di seluruh kelurahan se-Kota Mojokerto telah terbentuk sejak 25 Mei 2025 dan diresmikan serentak bersama 8.000 KKMP dan KDMP oleh Presiden Republik Indonesia. Pemerintah Kota Mojokerto, kata Ning Ita, tak berhenti pada peresmian semata. Seluruh 18 KKMP telah difasilitasi mulai pembiayaan akta notaris, rapat pembentukan pengurus, hingga empat kali pelatihan intensif yang mencakup penyusunan rencana kerja, RAPB, SOP, SOM, perencanaan bisnis, hingga manajemen koperasi.

“Semua dibekali agar KKMP tidak hanya berdiri secara legal, tetapi mampu menjalankan bisnis sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025,” tegasnya.

Di Wates, Ning Ita menyoroti besarnya potensi UMKM yang dapat menjadi mitra sekaligus pangsa pasar KKMP. “UMKM di Wates sangat banyak. Meski mereka bukan anggota, KKMP bisa menjadi pemasok barang yang mereka jual. Ini membuka peluang perluasan pasar,” jelasnya.

Selain penguatan anggota dan ekspansi usaha, Ning Ita meminta KKMP meningkatkan mutu layanan. “Anggota harus terus diperluas, komoditas ditambah, pangsa pasar dibuka seluas mungkin, dan pelayanan harus aktif jemput bola,” tandasnya.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular