Jombang-(satujurnal.com)
Aksi pencurian dengan modus mengaku sebagai intel terjadi di Desa Tambakberas, Kecamatan Jombang. Korbannya seorang pedagang es teh bernama Mei Aulia. Pelaku berpura-pura membeli minuman, lalu berdalih sedang menangani kasus begal dan akhirnya membawa kabur telepon genggam milik korban.
Peristiwa itu terjadi Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
“Sekitar jam dua belas sepuluh (menit) orangnya kesini, beli es teh. Habis itu ngaku intel dan bilang habis nangkep begal,” ujar Mei saat ditemui, Minggu (23/11/2025). Ia tak curiga. Bicaranya meyakinkan. Ada nada wibawa dan sedikit tekanan.
Dalam rekaman CCTV, seorang pria datang tenang, berpura-pura membeli es teh. Lalu pelaku menerima telepon seolah sedang koordinasi operasi. Makin yakin dengan kedoknya, ia meminta meminjam kamera. Mei menolak karena memori HP-nya sudah penuh. Namun saat menunjukkan buktinya, justru di situlah celah terjadi.
“Dia maksa pinjam kamera. Saya bilang nggak ada, memori hape saya penuh. Waktu saya tunjukkan hp saya, langsung diambil dan pelaku pergi,” ujarnya dengan nada kesal.
Ciri-ciri pelaku, terang Mei, memiliki postur tubuh agak gemuk, kulit sawo matang, memakai helm Honda lama, baju lengan panjang warna biru, dan mengendarai Honda Beat.(rial)



