Mojokerto-(satujurnal.com)
Kebiasaan memilih makanan sehat perlu ditanamkan sejak dini. Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat langkah tersebut melalui program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) lewat kegiatan B2SA Goes To School.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari turun langsung dalam sosialisasi menu B2SA di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kota Mojokerto, Rabu (29/4/2026).
Ning Ita, sapaan akrab wali kota, saat memberikan edukasi kepada para siswa menegaskan pentingnya pola makan sehat tetap dijalankan meski saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Melalui program B2SA, kami ingin anak-anak memahami pentingnya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai bekal kesehatan mereka sejak dini,” tutur Ning Ita.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diajak memahami dampak langsung pilihan makanan terhadap kesehatan tubuh. Ning Ita mengingatkan siswa agar lebih bijak menggunakan uang jajan, terutama dalam menentukan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
“Gunakan uang jajan untuk memilih makanan yang sehat dan aman, bukan hanya yang enak di lidah tetapi juga baik bagi tubuh,” tegasnya.
Ia juga menyoroti hubungan erat antara asupan makanan dengan perkembangan otak dan fisik anak. Pola makan yang tepat dinilai menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi muda.
“Apa yang masuk ke dalam tubuh akan sangat memengaruhi fungsi otak dan fisik, sehingga penting bagi anak-anak untuk memilih makanan sehat demi masa depan mereka,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan terbentuknya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Edukasi yang masuk langsung ke lingkungan sekolah diharapkan mampu membangun kebiasaan baik sejak usia dini.
“Kami berharap anak-anak Kota Mojokerto tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan mampu mewujudkan cita-cita sebagai generasi emas di masa depan,” pungkasnya.(one/hms)



