Friday, October 9, 2026
spot_img
HomePendidikanMenag Terkesima Lihat Anak Bermain Engklek: Tawa yang Mengingatkan Akan Masa Kecil

Menag Terkesima Lihat Anak Bermain Engklek: Tawa yang Mengingatkan Akan Masa Kecil

Jakarta-(satujurnal.com)
Ada momen menarik di sela perayaan Hari Anak Nasional 2025 di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu pagi (20/7/2025). Menteri Agama Nasaruddin Umar terkesima menyaksikan seorang anak perempuan asyik bermain engklek , melompat-lompat di atas petak-petak kotak yang digambar di tanah.

Anak itu tampak serius menjaga keseimbangan. Saat tubuh mungilnya hampir terjengkang, tawa lepas pun pecah , bukan tawa mengejek, melainkan tawa jujur yang menghangatkan suasana. Menag pun ikut tertawa, seolah larut dalam kenangan masa kecil yang kini terasa semakin jauh di tengah gempuran layar gawai.

Momen sederhana itu terjadi di tengah Car Free Day (CFD) yang disulap menjadi ajang peringatan Hari Anak Nasional. Sudirman pagi itu berubah total , dari jalan protokol menjadi lautan anak-anak berseragam sekolah, pakaian olahraga, hingga baju adat.

Menag Nasaruddin hadir membuka acara. Mengenakan kaus putih dan topi hitam, ia ramah menyapa anak-anak satu per satu, bahkan tak menolak diajak berfoto oleh mereka. “Kalau kita bicara tentang anak, pasti kita semua gembira,” ujarnya, dikutip dari kemenag.go.id.

Sebanyak 1.099 anak dari 82 satuan pendidikan ikut ambil bagian. Dari PAUD, madrasah, pondok pesantren, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) , semua larut dalam suasana penuh warna khas masa kecil.

Di sepanjang rute CFD, Menag terus disapa dan dikelilingi anak-anak. Ada yang melambaikan tangan, ada pula yang berlari kecil hanya demi bisa berfoto. “Ayo foto sama Menteri Agama!” teriak seorang anak sambil menarik temannya.

Setelah jalan santai, Menag menyempatkan diri mengunjungi arena permainan tradisional , salah satunya permainan engklek. Di situlah Menag menyaksikan sendiri betapa permainan sederhana ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarat makna: melatih keseimbangan, ketelitian, dan kebersamaan.

“Hari ini, kita tidak hanya merayakan anak-anak.Kita juga sedang mengingatkan diri sendiri, bahwa kebahagiaan masa kecil tidak bisa digantikan oleh teknologi,” kata Menag.(one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular