Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali menyoroti pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan keluarga, khususnya di era perkembangan teknologi saat ini. Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan bersama Tim Penggerak PKK Kelurahan Surodinawan, Rabu (30/7/2025).
Menurut Ning Ita, sapaan akrab wali kota, perempuan, khususnya istri atau ibu, tidak hanya berperan sebagai pendidik generasi penerus, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian keluarga.
“Menjadi perempuan hari ini tidak cukup hanya mengurus rumah. Kita juga harus cakap dalam mengelola keuangan dan, bila memungkinkan, ikut membantu menambah penghasilan keluarga,” ucapnya.
Ia menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan kesejahteraan keluarga. Apalagi jika mampu menghasilkan dari rumah, tentu akan semakin memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Dengan memanfaatkan waktu luang secara produktif, perempuan tetap bisa berdaya tanpa harus meninggalkan rumah. Sekarang ini sudah banyak peluang, apalagi dengan dukungan teknologi digital,” imbuhnya.
Selama kepemimpinannya, Ning Ita juga terus mendorong pemberdayaan perempuan, khususnya di sektor usaha mikro. Pemerintah Kota Mojokerto telah menyediakan berbagai program pelatihan, pendampingan, hingga bantuan permodalan bagi pelaku UMKM, yang mayoritas adalah perempuan.
“Pemkot berkomitmen menciptakan ruang-ruang baru bagi perempuan untuk terus berkembang, baik secara personal maupun ekonomi,” jelasnya.
Ia pun mendorong kaum perempuan untuk mulai akrab dengan teknologi, seperti media sosial, marketplace, hingga aplikasi keuangan digital, sebagai modal penting dalam mengembangkan usaha dari rumah.
“Sekarang sudah eranya perempuan bisa mandiri secara ekonomi tanpa harus jauh dari keluarga. Peluangnya ada, tinggal kemauan dan kreativitas yang perlu terus diasah,” tukasnya. (ant/hms)



