Mojokerto-(satujurnal.com)
Agus Wahjudi Utomo, anggota DPRD Kota Mojokerto, mengunjungi Difabis Coffee and Tea yang ada di halaman kantor Baznas Kota Mojokerto, Jalan Benteng Pancasila, Kamis (2/10/2025).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto yang dikenal sebagai penyuka kopi ini memberikan apresiasi atas langkah konkret Baznas Kota Mojokerto dalam memberdayakan sembilan siswa SLB Pertiwi Kota Mojokerto, penyandang disabilitas rungu, yang kini berperan sebagai barista.
“Difabis Coffee and Tea ini bukan hanya sekadar tempat minum kopi, tetapi juga simbol inklusi dan kesetaraan. Kami di Dewan akan terus mendorong alokasi anggaran yang memadai untuk program-program pemberdayaan disabilitas. Para barista ini adalah inspirasi bagi kita semua,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Menurut Agus, Kota Mojokerto memiliki banyak potensi wisata, dan Difabis Coffee and Tea bisa menjadi daya tarik unik.
“Pemkot harus mengintegrasikan Difabis Coffee and Tea ini dalam paket wisata kota, mempromosikannya sebagai destinasi inklusif, sekaligus menjadikannya ikon Kota Mojokerto yang ramah disabilitas. Ini akan memperkuat branding kota sebagai kota yang peduli dan progresif,” tegas Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Mojokerto tersebut.
Anggota Fraksi Karya Indonesia Raya ini juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung dengan membeli produk mereka, mempromosikannya di media sosial, hingga memberikan apresiasi atas semangat para barista difabilitas tersebut.
Kepada para barista, Agus menyampaikan pesan khusus. “Kalian adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Keahlian kalian dalam meracik kopi bukan hanya keterampilan, tapi juga karya seni yang patut dibanggakan. Kami di Dewan sangat mengapresiasi dedikasi kalian. Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi, dan tunjukkan bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik,” tukasnya.
Agus menegaskan, Dewan akan terus mendukung melalui kebijakan dan program yang berpihak pada inklusi serta pemberdayaan disabilitas. “Bersama Kita Bisa. Wujudkan Kota Mojokerto yang ramah dan inklusif bagi semua,” cetusnya.(one)



