Tuesday, October 6, 2026
spot_img
HomePolitik dan PemerintahanGolkar Kota Mojokerto Gelar Tasyakuran Atas Penetapan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

Golkar Kota Mojokerto Gelar Tasyakuran Atas Penetapan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

Mojokerto-(satujurnal.com)
Jajaran pengurus, kader, dan simpatisan Partai Golkar Kota Mojokerto menggelar tasyakuran atas penetapan Almarhum Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional di kantor DPD, jalan Jawa, Kamis (13/11/2025).

Acara dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo, A.Md., S.H., bersama Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Mojokerto, dr. Ditha Ayu Lestari, M.Biomed., S.H. Lantunan doa dan tahlil oleh Adam Faizal Farid Said mengisi ruangan yang dindingnya dipenuhi warna kuning Golkar, warna yang sejak 1960-an tak pernah lepas dari jejak panjang HM Soeharto dalam panggung politik Indonesia.

“Tasyakuran ini merupakan bentuk syukur sekaligus penghormatan atas keputusan negara yang akhirnya memberi tempat bagi Soeharto di jajaran Pahlawan Nasional,” ujar Agus Wahjudi dalam sambutannya.

Tasyakuran itu, ujar Agus, meneguhkan bahwa bagi keluarga besar Golkar, Soeharto adalah figur yang perannya melampaui masa pemerintahannya. Ia merupakan fondasi sejarah, memori politik, dan bagian penting dari identitas Golkar yang tetap hidup hingga hari ini.

Ia pun menegaskan bahwa gelar pahlawan ini bukan hanya soal tanda jasa, tetapi sebuah “rekonsiliasi simbolik” antara negara dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern.

“Pak Harto adalah orang yang meletakkan fondasi pembangunan, stabilitas politik, dan arah ekonomi bangsa. Anugerah ini adalah pengakuan atas kerja-kerja besar itu,” ucap Agus.

Sebelumnya pasca ditetapkan Soeharto sebagai pahlawan Nasional , Agus mengatakan pemberian gelar pahlawan Nasional untuk Soeharto sudah tepat sebab Soeharto selain sebagai TNI dan pejuang di jaman Orde lama juga sebagai mantan Presiden, Soeharto bersama Suhardiman merupakan
tokoh kunci kelahiran Sekber Golkar, cikal bakal Partai Golkar yang berdiri pada 20 Oktober 1964. Dari tangan dan jaringan politik Soeharto-lah Golkar tumbuh menjadi kekuatan dominan dalam era pembangunan nasional.

“Pak Harto bukan hanya bagian dari Golkar. Beliau adalah penggerak denyutnya,” tegas Agus.

dr. Ditha Ayu Lestari menambahkan perspektif yang lebih reflektif, menyentuh ironi publik, memori kolektif, dan romantisme politik zaman Orde Baru.

“Ketika masyarakat masih mengingat ungkapan ‘sek penak jamanku to’, itu bukan sebatas nostalgia. Itu penanda kuat bahwa jejak kepemimpinan Pak Harto masih membekas dalam pengalaman sosial bangsa,” katanya.

Dan di kawasan Kranggan itu, doa-doa yang dibaca adalah cara Golkar menjaga hubungan panjang antara sejarah, loyalitas, dan masa depan.

Di level nasional, sinyal politik juga menguat. Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah penghormatan negara atas jasa besar Pak Harto dalam membangun Indonesia, menjaga ideologi Pancasila, serta membawa bangsa ini pada stabilitas ekonomi-politik,” ujar Bahlil.(one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular