Enam pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Mojokerto
2013-2018 menuntaskan seluruh test kesehatan di hari kedua, di ruang general
check up , Lantai 1 ruang 135 Graha Amertha , RSUD Dr Sutomon Surabaya, Rabu
(22/05/2013).
Pasangan Mas’ud Yunus – Suyitno (MY) datang paling awal, sekitar pukul 6.30
WIB. “Jam setengah tujuh saya sudah datang,” ujar Mas’ud Yunus.
Tepat pukul 7.30 WIB pasangan berjargon ‘Lanjutkan’ itu langsung
menjalani pemeriksaan THT, rekam jantung, mata, syaraf. Pemeriksaan serupa
berturut-turut dijalani pasangan Achmad Rusyad Manfaluti – Risdy Hartoko
(ARDY),Ayub Busono Listyawan – Mulyadi (ABDI), Drajat Stariaji – Yanto (DY)
, Iwan Sulistyo – Edy Hartono (IEd). Sedang pasangan Hendro
Suwono – Warsito (NOTO) tercatat datang paling akhir pukul 8.00 WIB.
Paramartha yang mendampingi enam kandidat justru datang belakangan, pukul 8.30
WIB.
“Test terakhir Treadmill dan USG,” kata cawali Achmad Rusyad Manfaluti.
Sekitar pukul 10.00 WIB secara bergantian kandidat dibawa ke ruang treadmill.
Nadi dan tekanan darah
direkam.
Salah satu petugas medis yang memandu mengatakan tes treadmill (exercise stress
test) memberikan informasi penting apabila ada kelainan dari irama jantung dan
tekanan darah para kandidat. “Hasil tes ini dapat mengkonfirmasi suatu
diagnosis penyakit jantung” katanya.
Semua kndidat mengaku tes treadmill merupakan tes terberat. “Lumayan
menguras tenaga,” kata cawali independen Drajat Stariaji diamini
cawawali PD-PAN, Mulyadi.
Kendati demikian semua kandidat menyatakan optimis lolos pada fase ini. “Yakin,
Insya Allah lolos,” ujar cawali PDI-P, Mas’ud Yunus.
Sementara itu, komisioner KPU Kota Mojokerto, Mahardika Swastika
mengatakan, hasil final test kesehatan para kandidar akan diumumkan awal pekan
depan. “Kalau semuanya lancar, bisa diumumkan hari Senin atau Selasa
depan,” katanya. (one)




